howgreatthouartHow Great Thou Art merupakan lagu yang masih tetap favorit, meskipun dalam kurun waktu belakangan jarang dinyanyikan. Kepopulerannya disebabkan banyak dinyanyikan para artis Kristen atau pop, seperti Pat Bonne, Elvis Presley dan puluhan penyanyi di US. Sebenarnya di Amerika banyak orang tertarik waktu Mr. James Caldwell menyanyikannya pertama kali pada 1951. Setelah pada tahun 1951 dinyanyikan di Long Island oleh paduan suara dari London Crusade; Harringay Arena dan menjadi terkenal.

Teks asli dari bahasa Swedia: “O Store Gud” ditulis oleh Pendeta Carl Booberg pada 1886. Setelah itu Billy Graham crucade memperkenalkan dan dinyanyikan oleh alm. George Beverly Shea. Pada bagian reff lagu ini dinyanyikan dalam KKR penyembuhan Benny Hinn setelah terjadi mujizat kesembuhan para penderita. Lagu ini adalah favorit dari Kathryn Kuhlman dan Benny Hinn.

Inspirasi didapat pada waktu terjadi halilintar yang menakutkan dan diikuti oleh sinar mentari yang cerah. Setelah itu ia mendengar kicauan burung bernyanyi yang begitu tenang pada sebuah pohon. Pendeta Carl Booberg bertelut dan memuji Tuhan dengan kerendahan hatinya. Ia mulai menulis dengan pena dalam bahasa Swedia: O Store Gud, nar jag den varld beskader, dalam 9 stanza. (stanza = verse = bait).

Beberapa tahun berlalu, Ia mengikuti suatu pertemuan di propinisi Varmland dan ia terkejut dan takjub karena syair dinyanyikan dengan melodi Swedia tua oleh para peserta. Tidak lama diterjemahkan ke Jerman oleh Manfred von Glehn. Terjemahan ini berbeda dengan teks saat ini dan bernama “Wie gross, bist Du”

1925: Reverend E. Gustav Johnson of North Park College, Chicago, Illinois menterjemahkan kata literal langsung dari bahasa Swedia dan membuat terjemahan yang disebut “O Mighty God, When I Behold the Wonder.”

1927: I. S. Prokhanoff datang keJerman dan menterjemahkan dalam bahasa Rusia.

1933: Reverend S. K. Hine dan istri memberi ministri di Ukraine. Ia mempelajari terjemahan Rusia dari jemaat di Ukraine. Mereka ingat menyanyikan dalam duet di kegelapan, cermin dari suatu tempat yang tidak pernah diinjili, memberi kesan sesuatu yang suram angker.

Cara pemikiran lirik English asli tidak tampak dan mereka ke daerah lainnya yaitu ke Sub-Carpathian Russia . Pemikiran dalam 3 stanza memang ada , baris demi baris dan mereka masih teringat dengan terjemahan di Ukraine, stanza ke 4 dstnya ditulis dalam bahasa Inggris . Jadi inspirasi sebagian dalam bahasa Rusia, terutama Awesome wonder at the sight of  “all the works thy hand hath made,” , sehingga stanza 1 dan kedua lebih kekehidupan di Inggris. Reverend S. K. Hine meneruskan pekerjaan di pegunungan Carpathian sambil membagikan alkitab. Dan juga menterjemahkan ketiga stanza dengan lebih baik. Pada waktu perang 1939, jika perlu mereka kembali ke Inggris. Perkabaran injil melalui 3 stanza pertama, dan setelah perang selesai stanza keempat mulai ada.

Musik khas melodi Swedia kuno, dan ini khas dengan lagu2 lain seperti Day by Day (Blott en daag) (kekuatan serta penghiburan). Pada polling Christian Herald magazine, 1974, How Great Thou Art memegang nyanyian terpopuler di US untuk klasifikasi nyanyian rohani.

Bila pendeta2 abad 19 melihat keajaiban dari halilintar , setelah teori relativitas Einstein kita melihat hal2 yang lebih besar, dan saya yakin abad 21 akan memberi kenyataan yang luar biasa asal mata rohani tidak dibutakan.

Stanza II : menceritakan keajaiban alam semesta ini tidak ada artinya dibanding Kasih Allah kepada manusia, ciptaan yang tertinggi yang dikasihinya, dengan memberi Yesus Kristus kepada kita yang berdosa , sehingga kita boleh diselamatkan.
Stanza III : Kematian bukan suatu hal yang menakutkan tetapi sukacita! Ini bagi mereka yang imannya seperti rasul Paulus . Kita belajar dari rasul Paulus yang dulu membenci dan membunuh orang Kristen, dipakai Tuhan setelah ia merasa ia bukan apa2 lagi.

Saya renungkan rasul Paulus barangkali mempunyai otak genius yang lebih dari orang-orang Yahudi lainnya, Termasuk Einstein, Freud, dll. Ia merasa pandai. Tetapi Tuhan menghajarnya dan ia berobat, menyerahkan seluruh hidupnya.
bahasa Inggris : How Great Thou Art.

How Great Thou ArtHow-Great-Thou-Art

O Lord my God
When I in awesome wonder
Consider all the worlds
Thy hands have made

I see the stars
I hear the rollin’ thunder
Thy power throughout
The universe displayed.

Then sings my soul
My Savior God, to Thee,
How great Thou art
How great Thou art

Then sings my soul
My Savior God, to Thee
How great Thou art
How great Thou art!

JesusLookingAtWorld-975x1005

When Christ shall come
With shouts of acclamation
And take me home
What joy shall fill my heart

Then I shall bow
In humble adoration
And there proclaim,
“My God, how great Thou art!”

Then sings my soul
My Savior God, to Thee,
How great Thou art
How great Thou art

Then sings my soul
My Savior God, to Thee
How great Thou art
How great Thou art!
How great Thou art
How great Thou art!

Source (with modification):
http://www.mail-archive.com/jesus-net@yahoogroups.com/msg02153.html

Leave a Reply